Rekonstruksi Pedagogi Sorogan dan Bandongan Berbasis Higher Order Thinking SkillsDalam Pembelajaran Kitab Kuning
Keywords:
Sorogan, Bandongan, Kitab Kuning, Higher Order Thinking Skills, Pedagogi PesantrenAbstract
Sorogan dan bandongan merupakan tradisi pedagogis khas pesantren dalam mentransmisikan keilmuan Islam melalui pembelajaran kitab kuning. Meskipun kedua metode tersebut berhasil menjaga keberlanjutan tradisi intelektual Islam klasik, praktiknya sering dipandang lebih menekankan pemahaman teks dan reproduksi pengetahuan daripada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi pedagogi sorogan dan bandongan berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk mengembangkan pembelajaran kitab kuning yang lebih kontekstual dan reflektif di pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan melalui analisis berbagai sumber terkait pedagogi pesantren, metode pembelajaran Islam tradisional, dan pendidikan berbasis HOTS. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk merumuskan kerangka pedagogi hasil rekonstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagogi sorogan dan bandongan dapat dikembangkan melalui lima tahapan, yaitu pembacaan teks, konstruksi makna, analisis kritis, evaluasi komparatif, dan penciptaan konteks. Rekonstruksi ini mengubah pembelajaran kitab kuning dari paradigma transmisi menuju konstruksi pengetahuan yang mendorong kemampuan analitis, evaluatif, dan kreatif santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi HOTS memperkuat relevansi pedagogi pesantren tanpa menghilangkan identitas tradisionalnya.
References
Aliah, Nur, Andi Fitriani Djollong, Sudirmanto Sudirmanto, Nurul Ilmi Adyana, dan Jeny Rheka. “Model Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontekstual Melalui Pendekatan Contextuall Teaching Learning Untuk Meningkatkan Literasi Spiritual Siswa.” Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam 13, no. 1 (2026): 91–99.
Arifin, Bustanul, dan Abdul Mu’id. “Pengembangan Kurikulum Berbasis Keterampilan dalam Menghadapi Tuntutan Kompetensi Abad 21.” Daarus Tsaqofah; Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin 1, no. 2 (2024): 118–128.
Bustomi, Bustomi, Ismail Ismail, Fajri Ismail, dan Zuhdiyah Zuhdiyah. “Pola Gerakan Intelektual Islam Klasik.” Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) 4, no. 3 (2025): 387–394.
Darmawati, Nia. “Traditional Da’wah Movement in Preserving Salafiyah Traditions: A Case Study of Lirboyo Islamic Boarding School in Kediri.” Jurnal Kajian Manajemen Dakwah 7, no. 2 (2025): 106–117.
Elbanjari, Miftahurrahman, dan Fitria Nur Sahla. “Meningkatkan Pembelajaran Formal Berbasis Metode Pembelajaran Pesantren (Sorogan Dan Bandongan/Wetonan): (Analisis Deskriptif Terhadap Pembelajaran Mahaaratul Qiraah di MTsN 3 Tasikmalaya).” Edupesantren: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pesantren dan Madrasah 2, no. 2 (2023): 22–35.
Faridah, Luluk. “Penerapan Taksonomi Bloom Revisi: Studi Tentang Kemampuan Mencipta (C6) dalam Pembelajaran Fikih.” Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 1, no. 3 (2024): 95–105.
Harahap, Rizki Amanda, Mara Halim, Almadani Almadani, Fitria Sari Harahap, dan Alwi Murad Sofi Hasibuan. “Islam Nusantara dan Pendidikan Agama: Studi Peran Pondok Pesantren dalam Pembentukan Karakter Generasi.” Reflection: Islamic Education Journal 2, no. 2 (2025): 91–102.
Hasan, Muhammad Syahrul. “Transformasi Literasi Pesantren di Nusantara: Dari Kitab Kuning ke Ebook dalam Perspektif Peradaban Islam (Abad Ke-16 Hingga Abad Ke-21).” UNUSIA, 2025.
Juliana, Juliana, Dwi Suci Amaniarsih, dan Bulan Puspita Sari. “Pelatihan Penulisan Esai Ilmiah Dalam Meningkatkan Kompetensi Akademik Siswa Smk Negeri 14 Medan.” Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 8, no. 3 (2025): 1352–1360.
Khofiya, Nida, Andy Hadiyanto, dan Muhamad Rudi Barnansyah. “Efektivitas Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Kitab Kuning Di Pondok Pesantren Al-Chikmatul Muballigoh Serang–Banten.” QATHRUNÂ 12, no. 2 (2025): 1–10.
Lestari, Puput. “Tradisi Penulisan dan Pengajaran Kitab Pesantren: Proses membangun Otoritas dalam Kitab Kuning.” Jurnal Kajian Islam Interdisipliner 7, no. 2 (2022): 189–209.
Masfufah, Bisyarotul, dan Muhammad Husni. “Tiga Pilar Epistemologi Pesantren dalam Membentuk Otoritas Keilmuan dan Akhlak.” Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora 2, no. 1 (2026): 75–83.
Masruroh, Lailatul, M Anang Sholikhudin, dan M Nur Hadi. “Efektivitas Metode Sorogan Dalam Pembelajaran Fathul Qorib Untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Madin Darut Taqwa, Purwosari Pasuruan.” Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 1 (2025): 71–82.
Musa, Faisal. “Transmisi Nilai Dan Keilmuan Kitab Kuning Di Era Digital:(Studi Etnopedagogi pada Pesantren Tradisional dan Modern di Tapanuli).” Jurnal Studi Pesantren 5, no. 2 (2025): 135–146.
Nurhasanah, Lilis Romdon, Mulyawan Safwandy Nugraha, dan Ujang Dedih. “Penerapan Nilai-Nilai Islam Dalam Kehidupan Sehari-Hari: Model Pembelajaran Kontekstual Dalam PAI.” Innovative: Journal Of Social Science Research 4, no. 1 (2024): 4188–4202.
Priyatna, Surya Eka, Ali Muammar ZA, dan Mahyuddin Barni. “Menyinergikan Tradisi Dan Teknologi: Optimalisasi Metode Sorogan Dan Bandongan Di Pesantren Salafiyah Melalui Media Pembelajaran Digital.” Bayan lin-Naas: Jurnal Dakwah Islam 8, no. 2 (2024): 51–71.
Putri, Rina, dan Dedi Kurniawan. “Transformasi Budaya Pesantren Di Era Globalisasi.” Jurnal Adab dan Peradaban Islam 1, no. 2 (2025): 53–65.
Rozi, Fakhru, M Feri Fernadi, dan Hendika Adi Nugraha. “Penerapan Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Matnul Ghayah Wat Taqrib Santri Putra Di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin.” PEMA 5, no. 3 (2025): 763–773.
Salam, Muhammad Yusuf, Suharmon Suharmon, Muhammad Husni Shidqi, Satri Yozi, dan Dedi Jistito. “Tradisi Keilmuan Pesantren Melalui Integrasi Sorogan dan Bandongan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Sumatera Barat.” At-Tasyrih: jurnal pendidikan dan hukum Islam 11, no. 2 (2025): 27–46.
Satira, Ulfa, Badarasussyamsi Badarasussyamsi, dan Syamsul Huda. “Optimalisasi Pengajaran Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kemampuan Santri Membaca Kitab Kuning.” Al-Miskawaih: Journal of Science Education 2, no. 2 (2023): 323–336.
Susana, Eva, Lilis Suryani, Siti Rahmawati, Sudiaryati Sudarto, dan Ade Ahmad Gozali. “Tinjauan Perspektif Taxonomy Bloom terhadap Model Pembelajaran HOTS dalam Literasi Sains.” SELING: Jurnal Program Studi PGRA 9, no. 2 (2023): 255–267.
Sutiyo, M Hadi. “Peran Kompetensi Bahasa Arab Dalam Meningkatkan Pemahaman Mendalam Santri Terhadap Al-Qur’an Dan Hadits.” Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 6, no. 2 (2024): 280–295.
Syu’aib, Muhammad, dan M Husni. “Kitab Kuning Fondasi Karakter Orang-Orang Pesantren.” IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 1 (2025): 412–423.
Tasrif, Tasrif. “Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Social Studies di Sekolah Menengah Atas.” Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi 10, no. 1 (2022): 50–61.
Taubah, Miftachul. “Pendidikan Kitab Kuning: Jalan Menuju Karakter Moderat dan Menghadang Radikalisme.” In Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 7:587–96, 2023.
Trisnani, Evarianisa Endang, Siti Mariyam, dan Maskuri Maskuri. “Tradisi Pesantren Relasinya dengan Kelembagaan Pendidikan Islam Multikultural.” JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 9, no. 1 (2026): 976–987.
Uzana, Nok, dan Abdul Khobir. “Implementasi Pemikiran Konstruktivisme dalam Pendidikan Agama Islam Kontemporer Abad Ke-21: Penelitian.” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan 4, no. 2 (2025): 12942–54.
Wafi, Abdul, Irma Soraya, dan Mohammad Kurjum. “Relevansi Deep Learning Dalam Pendidikan Pesantren: Pendekatan Meaningful, Mindful, dan Joyful Learning.” al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan 6, no. 2 (2025): 239–248.


